google-site-verification: google13bd4c39d137e058.html

SAH…. Ketua DPRD Ngawi Periode 2021-2024 Dikomandoi Heru Kusnindar


ARYA-MEDIA | NGAWI – Anggota DPRD Kabupaten Ngawi, Heru Kusnindar dari fraksi PDI Perjuangan, sekaligus ketua tim kemenangan OK (Ony- Antok), telah sah dilantik menjadi Ketua Dewan.

Hal itu, dibuktikan setelah digelar paripurna DPRD Ngawi, sehingga unsur kepimpinan di dalam tubuh Ekskutif Pemkab Ngawi sudah lengkap dengan ketua dan wakil ketua DPRD Ngawi, untuk pengambilan kebijakan-kebijakan yang lebih mudah dan cepat. Pelantikan tersebut dilakukan di gedung Rapat Paripurna DPRD Ngawi, Senin(12/04/2021).

Bupati Ngawi Ony Anwar mengatakan, sinergitas, harmonisasi yang selama ini kita bangun antara Pemkab Ngawi dengan DPRD sudah sangat bagus dan harus ditingkatkan. Karena DPRD menjadi bagian sebuah pemerintahan dalam mewujudkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati agar tetap berjalan.

“Untuk mewujudkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Ngawi, tentu juga ada di keluarga besar DPRD kabupaten Ngawi,” kata Ony Anwar, usai pelantikan Ketua DPRD Ngawi, Senin (12/4).

Bupati Ony berharap, dengan struktur lengkap yang dimiliki DPRD Ngawi, bisa menjembatani baik secara formal maupun informal, untuk mewujudkan pembangunan daerah khususnya di wilayah Kabupaten Ngawi.

“Ruang-ruang itu supaya disediakan, agar kita selaku Pimpinan Daerah bisa melakukan koordinasi yang baik dengan komunikasi yang baik, sehingga dapat melahirkan program-program perencanaan pembangunan dan Implementasi pembangunan yang baik pula,” jelas Bupati Ngawi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Ngawi Heru Kusnindar mengungkapkan, bahwa sesuatu yang normatif di dalam lembaga DPRD, dengan apa yang dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD. “Hal itu adalah representasi dari ketua untuk meneruskan agenda-agenda yang dibuat tahunan maupun bulanan untuk dilakukan pekerjaan dalam lembaga ini,” ujarnya.

Selai itu, Heru juga berharapan bahwa sesuatu yang telah dibangun oleh Ketua DPRD lama yakni Antok (Wakil Bupati), semuanya bersinergi sangat bagus. Karena merupakan model kepemimpinan yang aspiratif, akomodatif, dan itu yang tentunya harus diteruskan.

“Artinya melanjutkan, ya harus berproses, manakala ada yang bagus, harus kita tingkatkan. Sedangkan manakala ada yang kurang baik, kita tambahi untuk kita perbaiki agar lebih bagus lagi,” paparnya. (Endik/Ren)

 707 total views,  6 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!