UA-163642268-1

Taman Mini Indonesia Resmi Dikelola Pemerintah


ARYA-MEDIA | JAKARTA – Pengelolahan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), secara resmi diambil alih pemerintah, sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2021.

Wisata andalan ibu kota Jakarta ini, yang sebelumnya dikelola oleh Yayasan Harapan Kita milik mendiang presiden ke-2 Indonesia Soeharto, saat ini telah resmi dikelola oleh pemerintah, yang akan dikembangkan menjadi taman hiburan berbasis budaya standar internasional

Dikutip dari kanal Liputan6.com, Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Pratikno menegaskan, TMII sejatinya adalah aset negara dan akan dikelola negara. “Menurut Keppres 51 tahun 1977, TMII adalah milik negara, dan tercatat di Kemensetneg, yang pengelolaannya diberikan pada Yayasan Harapan Kita,” tuturnya.

Baca Juga :  Deklarasi Pengawas Perempuan Pilkada 2020, Bawaslu Ajak Perempuan Pantau Pemilu

Sesuai pada Akta Persembahan TMII tertanggal 17 Juni 1987 di hadapan notaris, bahwa Yayasan Harapan Kita telah menyerahkan kepemilikan TMII kepada pemerintah, yang terdiri atas lahan tanah dan seluruh bangunan di atasnya.

“Jadi, Yayasan Harapan Kita ini sudah hampir 44 tahun mengelola aset milik negara yang tercatat di Kemensetneg,” kata Pratikno sambil menambahkan, pengambilalihan ini membuat pihak yayasan tidak lagi bisa mengelola operasional TMII.

Sementara, dilansir dari laman Antara, Kamis (8/4/2021), TMII rencananya akan dikembangkan menjadi taman hiburan berbasis budaya berstandar internasional. Fungsi tersebut membuat tujuan wisata di wilayah Jakarta Timur ini, diharapkan dapat memberi manfaat lebih luas untuk masyarakat.

Baca Juga :  Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ngawi Ke-661

“Tapi, kami juga bakal menggunakan fasilitas yang ada agar menjadi pusat inovasi para generasi muda di era revolusi industri 4.0 sekarang ini. Kedepan, akan dijadikan sentra untuk mendorong inovasi, serta kerja sama dari para kreator dan inovator muda Indonesia,” kata Pratikno, menjelaskan pemanfaatan TMII ke depannya.

Cita-cita Besar Ibu Tien

Pembangunan TMII sebenarnya bermula dari cita-cita besar istri Soeharto, Tien Soeharto. Kunjungan ke obyek wisata di Muangthai, Thailand, dan Disneyland California, Amerika Serikat merupakan pemantik keinginan membuat miniatur Indonesia dalam bentuk taman.

Baca Juga :  Kuli Bangunan Diciduk Polisi, Nyambi Edarkan Pil Koplo

Saat digaungkan pada 1971, rencana pembangunan TMII lantang diprotes mahasiswa, pejabat, dan kaum cendekiawan. Proyek tersebut dinilai sebagai bukti Soeharto tidak konsisten dengan anjurannya agar masyarakat Indonesia hidup berhemat. Karena sebagian rakyat Indonesia saat itu hidup di bawah garis kemiskinan.

Disisi lain, negara akan membangun taman yang menelan dana Rp10,5 miliar. Meski sambung-menyambung dihadang protes, pembangunan TMII tetap berjalan. Obyek wisata seluas 146,7 hektare itu akhirnya diresmikan pada 20 April 1975. (Handiman/Redk)

 13,075 total views,  6 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!