UA-163642268-1

Tanggapan Bupati Ngawi : Kewaspadaan Pasca Lebaran Setelah Larangan Mudik 2021


ARYA-MEDIA | NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, mengikuti pengarahan dari Presiden Republik Indonesia melalui virtual, terkait Kewaspadaan Pasca Lebaran setelah Larangan Mudik diberlakukan. Bertempat di Pendopo Wedya Graha Kab Ngawi, Senin (17/05/2021).

Dari paparan Presiden Jokowi, setelah pemerintah mengeluarkan kebijakan peniadaan mudik, masih tercatat 1,8 Juta pemudik meskipun nilainya cuman Satu persen.

Menanggapi ada kemungkinan paparan Covid yang menyebabkan meninggal dunia, Kabupaten/Kota harus terus waspada, terutama pada 10 Provinsi yang mengalami tingkat penyebaran yang sangat tinggi. Namun, Jokowi menyebut, tidak menutup kemungkinan semua wilayah harus mengikuti termasuk kabupaten/Kota untuk melakukan pencegahan.

Baca Juga :  Penyaluran BLT DD di Wilayah Probolinggo, Abaikan Protokol Kesehatan

Sementara itu, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, akan menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi untuk memperbanyak testing (pengujian) dan penerapan protokol kesehatan (Prokes), seiring dengan kegiatan ekonomi yang harus terus berjalan.

“Gas remlah, istilahnya Pak Presiden itu harus sebisa mungkin kepala daerah paham bener. Kapan mau digas ekonominya? dan kapan mau direm, ketika ada lonjakan covid,” ujar Ony kepada Arya Media, Selasa (18/5).

Baca Juga :  Anarkisme Massa Pendukung Capres Dan Cawapres, Dihalau Ribuan Aparat Sispamkota

Bupati Ony menjelaskan, terkait pantauan penyekatan di Kabupaten Ngawi yang sangat bagus, mendapat apresiasi dari Gubernur Jatim, Kapolda dan Pangdam, dengan asumsi terbaik.

“Selain itu, kontrol kegiatan terhadap kawasan pariwisata di Kabupaten Ngawi, dinilai baik oleh jajaran Forkopimda,” tandasnya. (Endik/Ren)

 142 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!