459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Pemudik Diprediksi Menyusul

459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta 32 Juta Pemudik Diprediksi Menyusul
459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta 32 Juta Pemudik Diprediksi Menyusul

Arya-Media.com, Jakarta – Sebanyak 459.570 kendaraan telah meninggalkan Jakarta hingga hari kedua Operasi Ketupat 2026, Sabtu (15/3) dini hari. Korlantas Polri memprediksi masih ada 3,2 juta kendaraan atau sekitar 76,9 persen dari total proyeksi yang belum mudik dan akan menyusul, dengan lonjakan puncak diperkirakan pada 18-20 Maret.

Korlantas Polri mencatat 459.570 kendaraan telah meninggalkan Jakarta hingga hari kedua Operasi Ketupat 2026. Data ini disampaikan pada Sabtu (15/3/2026) dini hari.

Menurut Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Faizal, masih ada sekitar 3,2 juta kendaraan yang belum keluar Jakarta. Jumlah tersebut merupakan 76,9 persen dari total proyeksi 3.671.028 kendaraan.

"Prediksi kami memang tanggal 14, 15 ada peningkatan, namun pada malam hari ini kami menyampaikan bahwa yang keluar ke Jakarta kurang lebih kendaraan 459.570 kendaraan. Jadi masih ada dari proyeksi keluar ke Jakarta itu 3.671.028 kendaraan, jadi masih ada sekitar 3,2 juta. Ya, jadi masih ada kurang lebih 76,9%," kata Brigjen Faizal di Command Center PJR Korlantas Polri Km 29 Cikarang, Jawa Barat.

Faizal memprediksi lonjakan arus mudik akan terjadi pada Rabu (18/3) hingga Jumat (20/3). Petugas disebut akan terus disiagakan untuk mengantisipasi situasi tersebut.

"Tentunya kami akan mengantisipasi sisa pelaksanaan Operasi Ketupat ya, terutama pada arus mudik, kemungkinan prediksi kami hari Rabu, Kamis, Jumat, itu akan terjadi lonjakan," ucapnya.

Sementara itu, di hari kedua Operasi Ketupat 2026, terjadi peningkatan kasus kecelakaan lalu lintas. Meski demikian, fatalitas atau korban meninggal dunia dilaporkan menurun.

Berdasarkan data Korlantas, fatalitas korban meninggal dunia turun sekitar 45 persen. Faizal menambahkan, penempatan anggota Polri dinilai memberikan dampak positif terhadap penurunan fatalitas ini.

"Kami menyampaikan bahwa kejadian laka lantas memang ada peningkatan kejadian, tapi di sisi lain ada penurunan dari segi fatalitas atau korban meninggal dunia turun kurang lebih 45%," sebutnya.

Kendaraan yang keluar Jakarta didominasi menuju arah Timur Pulau Jawa, khususnya Trans Jawa. Mayoritas kendaraan yang melintas adalah kendaraan pribadi.

"Jadi mayoritas masih didominasi ke arah Timur, ke arah Trans Jawa, Dan kami tadi sudah melakukan pengecekan data bahwa hampir semua kendaraan-kendaraan yang mengarah ke arah Timur sudah didominasi oleh kendaraan pribadi," ujar Faizal.

Adapun untuk kendaraan jenis truk, sebagian masih terpantau mengarah ke Merak dan Bakauheni.

Diketahui, Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama dua pekan, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Pada mudik Lebaran tahun ini, diperkirakan akan ada 143,9 juta perjalanan masyarakat.