Arya-Media.com – Alarm kebakaran sempat berbunyi pada Rabu (21/1) malam di Pusat Kongres Davos, Swiss, saat Forum Ekonomi Dunia (WEF) digelar. Insiden ini terjadi ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump berada di dalam gedung tersebut, memicu evakuasi sebagai tindakan pencegahan.
Berdasarkan laporan Anadolu Agency dan Hindustan Times, Gedung Pusat Kongres Davos sempat dievakuasi setelah alarm kebakaran berbunyi. Kejadian ini berlangsung beberapa jam setelah Presiden Trump menyampaikan pidato di WEF dan mengadakan pertemuan dengan para pemimpin NATO.
Dinas pemadam kebakaran Davos mengonfirmasi api telah sepenuhnya dipadamkan. Namun, sumber kebakaran tersebut tidak disebutkan lebih lanjut. "Alarm telah sepenuhnya dikendalikan dan api telah sepenuhnya dipadamkan setelah Pusat Kongres dievakuasi sebagai tindakan pencegahan," demikian pernyataan dinas pemadam kebakaran setempat.
Juru bicara Kepolisian Kanton Graubunden, dalam pernyataan terpisah kepada kantor berita Swiss, Keystone-SDA, menyebut bahwa hingga Rabu malam, belum jelas di mana api bermula. Laporan Keystone-SDA juga mengungkapkan bahwa Trump berada di dalam gedung saat insiden tersebut. Sementara itu, seorang pejabat Gedung Putih yang tidak ingin disebutkan namanya, kepada CBS News, menyatakan bahwa evakuasi gedung tidak memengaruhi Trump.
Kepolisian setempat memastikan tidak ada korban luka yang dilaporkan akibat kebakaran tersebut. Petugas pemadam kebakaran, personel kepolisian, dan ambulans segera dikerahkan ke lokasi yang memiliki pengamanan ketat itu.
Insiden ini merupakan keadaan darurat kedua terkait kebakaran yang terjadi di Davos pada Rabu (21/1) malam. Sebelumnya, kepolisian setempat melaporkan kebakaran melanda kios fondue di dekat sebuah hotel di Davos, yang juga memicu evakuasi para tamu hotel tanpa adanya korban luka.





