Banjir Hebat Landa Tunisia, 5 Orang Tewas dan 4 Hilang

Banjir Hebat Landa Tunisia 5 Orang Tewas Dan 4 Hilang
Banjir Hebat Landa Tunisia 5 Orang Tewas Dan 4 Hilang

Arya-Media.com, Tunis – Banjir bandang melanda Tunisia usai diguyur hujan deras yang terparah dalam lebih dari 70 tahun. Akibatnya, lima orang dilaporkan tewas dan empat lainnya masih dinyatakan hilang hingga Kamis (22/1/2026).

Dilansir AFP, juru bicara pertahanan sipil Khalil Mechri mengatakan empat korban tewas ditemukan di kota Moknine, provinsi Monastir. Sementara itu, satu kematian lainnya dilaporkan di kota Nabeul.

Institut Meteorologi Nasional menyebut bahwa beberapa wilayah Tunisia belum pernah mengalami curah hujan setinggi ini sejak tahun 1950. Curah hujan yang memecahkan rekor ini menjadi pemicu utama banjir.

Pertahanan sipil Tunisia mengidentifikasi Monastir, Nabeul, dan Tunis Raya sebagai wilayah yang paling parah terdampak. Hujan lebat dimulai Senin malam dan berlanjut hingga Selasa malam, dengan hujan ringan pada hari Rabu.

Kondisi ini menyebabkan sekolah dan bisnis ditutup, serta mengganggu transportasi di banyak wilayah. Rekaman AFP dan video di media sosial menunjukkan banjir signifikan di rumah-rumah dan jalanan, dengan banyak mobil terperangkap air.

Empat orang yang hilang adalah nelayan, menurut laporan media lokal. Sebelumnya, satu nelayan lainnya berhasil diselamatkan di Teboulba, selatan Monastir. Dinas pertahanan sipil berhasil menyelamatkan sekitar 350 orang yang terjebak sejak banjir dimulai.

Meski cuaca buruk saat ini tidak terlalu parah, Mechri menegaskan, "tingkat kewaspadaan tetap tinggi."

Laporan media lokal juga menyebut Presiden Kais Saied mengunjungi beberapa daerah yang terkena dampak pada hari Selasa, termasuk Moknine dan Teboulba.

Jalan-jalan di Tunisia memang sering banjir setelah hujan deras, sebagian besar karena kondisi infrastruktur negara. Banjir dahsyat ini terjadi saat Tunisia tengah bergulat dengan kekeringan selama tujuh tahun, yang diperburuk perubahan iklim dan penurunan tajam cadangan air di bendungan.

Di negara tetangga Aljazair, beberapa wilayah juga dilanda hujan lebat dan banjir besar. Pihak berwenang melaporkan dua kematian hingga Rabu di daerah Relizane dan Chlef di bagian barat negara itu.