Bocah 5 Tahun Ditangkap Imigrasi AS Dibebaskan, Pulang ke Minneapolis

Bocah 5 Tahun Ditangkap Imigrasi As Dibebaskan Pulang Ke Minneapolis
Bocah 5 Tahun Ditangkap Imigrasi As Dibebaskan Pulang Ke Minneapolis

Arya-Media.com, Texas – Anak laki-laki berusia 5 tahun, Liam Conejo Ramos, bersama ayahnya Adrian Alexander Conejo Arias, telah dibebaskan dari Pusat Residensial Keluarga Texas Selatan di Dilley, Texas, pada Sabtu (31/1) dan kini telah kembali ke Minneapolis pada Senin (2/2/2026). Keduanya ditangkap petugas Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai AS (ICE) dan penahanan mereka memicu protes nasional.

Anggota Kongres AS dari Texas, Joaquin Castro, mengonfirmasi pembebasan Liam Ramos dan ayahnya Adrian Alexander Conejo Arias. Politikus Partai Demokrat AS itu menyebut keduanya telah dipulangkan ke Minneapolis.

"Liam kini sudah pulang, dengan topi dan ranselnya," ujar Castro seperti dilansir dari BBC, Senin (2/2/2026).

Penahanan Liam dan sang ayah memicu protes di luar fasilitas penahanan tempat mereka ditahan. Kejadian ini juga menimbulkan kemarahan nasional. Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) sebelumnya mengatakan bahwa "ICE tidak menargetkan atau menangkap seorang Anak."

Ayah dan anak tersebut menghabiskan 10 hari di pusat penahanan di Texas. Lokasinya berjarak ratusan mil dari rumah mereka. Pemerintahan Trump berusaha membenarkan penahanan tersebut dengan dalih ICE menahan setelah ayahnya mencoba melarikan diri dari petugas imigrasi.

Sebelumnya, hakim federal telah memerintahkan pembebasan Liam Conejo Ramos dan ayahnya dari Pusat Residensial Keluarga Texas Selatan di Dilley, Texas. Liam dan ayahnya, Adrian, diketahui telah ditahan agen imigrasi selama seminggu.

Dilansir CNN, Minggu (1/2/2026), Liam dan Adrian dibawa oleh agen imigrasi dari jalan masuk rumah mereka di pinggiran kota Minneapolis yang bersalju. Mereka dikirim sejauh 1.300 mil ke fasilitas penahanan di Texas yang dirancang untuk menahan keluarga.

Perintah hakim menetapkan bahwa anak dan ayahnya harus dibebaskan ‘sesegera mungkin’. Batas waktu pembebasan paling lambat adalah hari Selasa. Hal ini dilakukan karena kasus imigrasi mereka diproses melalui sistem pengadilan.

Putusan tersebut pertama kali dilaporkan oleh San Antonio Express-News. Informasi ini dibagikan kepada CNN oleh wakil hakim di ruang sidang.

"Kami sekarang bekerja sama dengan klien kami dan keluarga mereka untuk memastikan reuni yang aman dan tepat waktu," kata pengacara keluarga dalam pernyataan hari Sabtu. "Kami senang bahwa keluarga sekarang dapat fokus untuk bersama dan menemukan kedamaian setelah cobaan traumatis ini," sambungnya.