Arya-Media.com, Jakarta – Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mendesak agar kawasan Gelora Bung Karno (GBK) dan fasilitas publik milik negara lainnya mengalokasikan minimal 30% lahannya untuk kegiatan UMKM secara gratis. Desakan ini disampaikan Cak Imin saat menutup gelaran Jejak Jajanan Kuliner (JJN) 2026 di Kompleks GBK, Jakarta Pusat, Minggu (8/3/2026). Ia berharap ajang UMKM bisa rutin digelar di sana.
Menurut Cak Imin, GBK merupakan ruang publik yang masih sangat terbuka. Ia yakin area tersebut harus disisihkan minimal 30% untuk UMKM agar dapat mengakses tanpa perlu keuntungan sewa. "GBK ruang publik yang masih sangat terbuka selain disewa dengan menguntungkan oleh pihak GBK, saya yakin harus disisihkan minimal 30% untuk tidak untung diberikan kepada UMKM supaya mengakses," ujar Cak Imin.

Cak Imin juga menjanjikan UMKM akan mendapat akses berkegiatan di berbagai fasilitas publik lainnya. Lahan tersebut, katanya, akan dimanfaatkan sebagai bentuk pengabdian. "Sehingga nanti fasilitas publik yang milik negara atau punya BUMN hendaknya disisakan 30% untuk kegiatan UMKM sebagai bentuk pengabdian," tambahnya.
Dia melanjutkan, gelaran Jejak Jajanan Nusantara (JJN) 2026 mendapatkan dukungan banyak peserta. UMKM yang terlibat juga disebut sangat antusias. Menurutnya, kegiatan ini menjadi contoh kolaborasi yang baik antara BUMN, pemerintah pusat, pelaku usaha kecil menengah, dan ibu-ibu rumah tangga produktif. "Yang kedua, ini menjadi kolaborasi yang bisa dicontoh lebih baik gitu, menjadi kolaborasi BUMN, pemerintah pusat, kemudian pelaku usaha kecil menengah, dan ibu-ibu rumah tangga yang produktif," imbuhnya.
Kegiatan seperti JJN ini, menurut Cak Imin, akan menjadi contoh bagi daerah lain. Selanjutnya, Kemenko PM berencana menggelar acara serupa di Aceh dalam minggu depan. Setelah itu, akan menyusul di berbagai wilayah di Jawa. "Dalam minggu depan ini Aceh sudah mulai jalan, kemudian di Jawa pada umumnya juga sudah mulai jalan," pungkasnya.





