Arya-Media.com – Korlantas Polri telah memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow di Tol Trans Jawa KM 55 hingga 70 pada Selasa (17/3/2026) malam. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pemudik Lebaran. Selain itu, one way nasional rencananya akan diterapkan pada Rabu (18/3/2026) mulai pukul 12.00 WIB.
Irjen Agus dari Korlantas Polri menjelaskan, contraflow tersebut dilakukan untuk mengatur arus kendaraan yang menuju ke Trans Jawa. "Malam ini juga di kilometer 55 hingga 70 kami lakukan contraflow untuk bisa mengatur flow yang menuju ke, trans Jawa," kata Irjen Agus di Command Center PJR Korlantas Polri di Km 29 Cikarang, Jawa Barat.
Sebelumnya, pada sore hari yang sama, one way sepenggal juga telah diterapkan. Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan dari KM 70 hingga KM 263 Tol Trans Jawa. Irjen Agus menegaskan, pihaknya akan terus mengevaluasi perkembangan volume kendaraan di lapangan.
"Apakah malam ini nanti ada puncak arus, nanti kami akan koordinasi dengan Dirut Jasa Marga, manakala ada bangkitan arus lagi, kemungkinan nanti akan bisa kita perpanjang untuk one way-nya itu. Tetapi kalau sudah landai, nanti akan tetap kita evaluasi," ujarnya.
Diketahui, volume kendaraan pemudik saat ini masih terus meningkat. Oleh karena itu, penerapan one way nasional akan diberlakukan esok hari, Rabu (18/3/2026), mulai pukul 12.00 WIB. "Nanti bisa dimonitor dan tadi barusan kita monitor juga bahwa cukup terkendali dan bangkitan arus semakin malam juga semakin meningkat," jelas Irjen Agus.
Ia menambahkan, "Jadi one way kira-kira demikian ya. Yang jelas besok, mungkin langsung dipimpin oleh Pak Menteri (Perhubungan) juga akan dilakukan flag off one way nasional arus mudik yang dilaksanakan pukul 12.00."
Operasi Ketupat 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, mulai dari 13 hingga 25 Maret 2026. Berdasarkan prediksi, sebanyak 143,9 juta perjalanan masyarakat akan terjadi selama mudik Lebaran tahun ini.





