Arya-Media.com, Tim SAR gabungan sedang mencari seorang warga bernama Muizah (32) yang hilang terseret arus di aliran irigasi persawahan Desa Gembor, Binuang, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (25/1/2025). Korban, yang diketahui merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), terseret arus deras saat aparat desa membagikan sembako untuk warga terdampak banjir.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 12.20 WIB. Saat kejadian, aparat desa setempat sedang membagikan bantuan sembako untuk warga terdampak banjir di wilayah tersebut.
Kepala BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat mengatakan, korban diketahui bernama Muizah (32), warga Kampung Pule, Desa Gembor. "Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 12.20 WIB. Saat kejadian, aparat desa setempat sedang membagikan bantuan sembako untuk warga terdampak banjir di wilayah tersebut," kata Ajat dilansir Antara, Minggu (25/1/2025).
Berdasarkan keterangan saksi dan laporan Kepala Desa Gembor, korban memaksa berjalan menuju arah banjir. Warga sempat memberikan peringatan agar tidak melintas. Namun, Muizah tetap menerjang arus banjir yang deras hingga akhirnya terseret dan tenggelam.
Merespons laporan tersebut, BPBD Kabupaten Serang segera berkoordinasi dengan Kantor SAR (Basarnas) Banten. Personel SAR langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian perkara (LKP).
Dalam operasi pencarian hari pertama, Tim SAR gabungan membagi kekuatan menjadi dua search and rescue unit (SRU). SRU I melakukan penyisiran menggunakan rubber boat sejauh 2 kilometer dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU II melakukan pemantauan visual melalui udara menggunakan drone thermal.
Hingga operasi SAR hari pertama dihentikan sementara pada Minggu sore, korban belum berhasil ditemukan. Pencarian rencananya akan dilanjutkan kembali pada esok pagi.
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur. Antara lain BPBD Kabupaten Serang, Basarnas Banten, Damkar Pos Tanara dan Jawilan, unsur TNI/Polri (Koramil Carenang, Polres Serang, Polsek setempat), pihak kecamatan dan desa, serta masyarakat setempat.





