Sejoli Pembuang Bayi di Bekasi Ditangkap, Akui Takut Belum Nikah

Sejoli Pembuang Bayi Di Bekasi Ditangkap Akui Takut Belum Nikah
Sejoli Pembuang Bayi Di Bekasi Ditangkap Akui Takut Belum Nikah

TERAS BERITA
Arya-Media.com, polisi menangkap pasangan kekasih berinisial MS (23) dan RR (29) karena diduga membuang bayi hasil hubungan di luar nikah. Bayi malang itu ditemukan warga di Kompleks Perumahan Taman Puri Cendana, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, akhir pekan lalu. Keduanya nekat membuang bayi karena takut belum menikah dan konsekuensi sanksi sosial.

ISI BERITA
Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti menjelaskan, peristiwa ini bermula dari temuan bayi berjenis kelamin laki-laki oleh warga sekitar. Bayi tersebut, menurut keterangan, baru berusia beberapa jam saat ditemukan.

Setelah ditemukan, bayi langsung dibawa ke salah satu klinik untuk mendapatkan perawatan awal. Selanjutnya, bayi dirujuk ke RSUD Kabupaten Bekasi. Menurut bidan, bayi itu berbobot 2,6 kilogram dan panjang 50 sentimeter serta dalam kondisi sehat.

Warga lantas melaporkan penemuan bayi malang itu kepada kepolisian. Berdasarkan laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya.

Dalam waktu singkat, kedua orang tua bayi berhasil diamankan di wilayah hukum Kecamatan Tambun Selatan. MS, ibu bayi, ditangkap pada pukul 16.00 WIB, sementara itu RR, ayah bayi, ditangkap dua jam kemudian. "Pelaku diamankan petugas di wilayah hukum kami yakni Kecamatan Tambun Selatan," jelas Kompol Wuryanti, dilansir Antara, Senin (16/2/2026).

Kompol Wuryanti menyatakan kedua pelaku merupakan pasangan kekasih yang belum menikah. Mereka diduga meninggalkan bayi karena rasa takut akan konsekuensi sanksi sosial dari lingkungan tempat tinggal keduanya.

Selain menangkap pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti. Barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat Street berwarna hitam serta kain biru yang digunakan saat meninggalkan bayi tersebut.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil jalan pintas dalam menghadapi persoalan hidup. Masyarakat diminta segera mencari bantuan jika mengalami kesulitan.