PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali mengukuhkan posisinya sebagai pionir dalam pengembangan pariwisata daerah, bukan hanya sebagai penyedia layanan penyeberangan, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi kreatif dan destinasi wisata unggulan. Menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026, ASDP dengan bangga menghadirkan perayaan malam pergantian tahun yang megah di kawasan Siger Park, Bakauheni Harbour City (BHC), Lampung Selatan. Inisiatif ini menandai komitmen ASDP untuk tidak hanya memfasilitasi perjalanan, tetapi juga menciptakan pengalaman berkesan dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Arya-Media.Com, Jakarta – Perhelatan akbar ‘Perayaan Tahun Baru BHC, Harapan Baru dari Beranda Sumatra’ ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan semata, melainkan sebuah manifestasi konkret dari visi ASDP untuk menjadikan Bakauheni Harbour City sebagai simpul ekonomi kreatif dan destinasi unggulan yang berkelanjutan. Rangkaian kegiatan yang dirancang secara komprehensif ini akan berlangsung selama tujuh hari penuh, dimulai dari tanggal 29 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Selama periode tersebut, kawasan BHC akan bertransformasi menjadi sebuah ruang temu yang dinamis bagi masyarakat, wisatawan dari berbagai penjuru, dan pelaku ekonomi kreatif lokal. Mereka akan diajak untuk merayakan momen pergantian tahun dalam balutan kebersamaan yang hangat, diiringi sajian budaya Lampung yang kaya, hiburan berkelas, serta semangat kolaborasi yang kental. Perayaan ini diharapkan dapat menjadi simbol kebangkitan dan optimisme bagi pariwisata Sumatera pasca-pandemi, sekaligus menegaskan peran strategis BHC sebagai gerbang utama Pulau Sumatra yang modern dan atraktif.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kontribusi nyata dan berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat sektor pariwisata nasional, khususnya di Provinsi Lampung. "Kami ingin menghadirkan pengalaman wisata akhir tahun yang tidak hanya berkesan dan penuh kegembiraan, tetapi juga mendorong pariwisata yang lebih berkelanjutan. Ini adalah upaya kami untuk menciptakan nilai tambah yang signifikan bagi daerah dan masyarakat sekitar, memastikan bahwa pertumbuhan pariwisata berdampak positif pada kesejahteraan lokal," ujar Heru, dalam keterangan tertulis yang diterima pada Kamis (18/12/2025). Beliau menambahkan bahwa melalui acara ini, ASDP berharap dapat memposisikan BHC sebagai ikon pariwisata baru yang mampu menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus menjadi pusat inovasi dan kreativitas bagi generasi muda Lampung. Visi jangka panjang ASDP adalah menjadikan BHC sebagai model pengembangan kawasan terintegrasi yang menggabungkan elemen transportasi, pariwisata, dan ekonomi kreatif dalam satu kesatuan harmonis.
Perayaan akhir tahun di BHC akan dimeriahkan dengan berbagai agenda menarik, salah satunya adalah Festival Kuliner BHC. Festival ini tidak hanya menghadirkan sekitar 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, tetapi juga menjadi etalase nyata dari kekayaan gastronomi Lampung Selatan. Beragam menu spesial Nataru, mulai dari hidangan tradisional yang diwariskan turun-temurun hingga inovasi kuliner modern dengan sentuhan khas daerah, akan disajikan. Setiap hidangan akan membawa cerita dan identitas budaya yang kuat, menawarkan pengalaman kuliner yang autentik bagi para pengunjung. Lebih dari itu, festival ini menjadi ruang interaksi yang dinamis, di mana cita rasa lokal berpadu harmonis dengan atraksi komunitas urban Lampung yang tengah berkembang pesat. Mereka tidak hanya menampilkan seni pertunjukan seperti musik, tari kontemporer, dan pertunjukan visual, tetapi juga kerajinan tangan dan produk kreatif yang mencerminkan semangat inovasi generasi muda. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi panggung promosi kekayaan lokal, menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara, serta memberikan dampak ekonomi langsung bagi para pelaku UMKM.
Di tengah gemuruh perayaan dan kemeriahan, ASDP juga menyematkan nilai-nilai kemanusiaan dan empati yang mendalam melalui agenda doa bersama bagi para korban bencana yang terjadi di wilayah Sumatera. Momen reflektif ini menjadi pengingat bagi semua untuk senantiasa bersyukur dan saling berbagi, menyeimbangkan kegembiraan perayaan dengan kepedulian sosial. Suasana perayaan akan semakin semarak melalui Siger Phoria Project, sebuah pertunjukan konser musik yang dirancang khusus untuk menghibur dan membangkitkan semangat. Proyek ini akan menampilkan berbagai genre musik, mulai dari pop, rock, hingga musik etnik yang diaransemen modern, melibatkan musisi lokal dan mungkin juga nasional untuk menciptakan harmoni yang indah. Puncaknya, pesta kembang api spektakuler akan menghiasi langit BHC di Amphitheater Siger Sea View, sebuah fasilitas terbaru yang memukau. Ribuan cahaya warna-warni akan memecah kegelapan malam, menghadirkan kegembiraan luar biasa sekaligus menjadi simbol harapan baru, optimisme, dan semangat positif untuk menyambut tahun yang akan datang. Pesta kembang api ini dirancang untuk menjadi salah satu yang paling megah di Sumatera, menawarkan pemandangan yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung.

Destinasi Wisata Unggulan dan Katalisator Ekonomi Regional
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini menargetkan sekitar 30.000 pengunjung selama periode Nataru. Angka target yang ambisius ini bukan tanpa dasar, melainkan didasarkan pada capaian positif tahun sebelumnya. Pada malam pergantian Tahun Baru 2025, kawasan Siger Park BHC berhasil menarik sekitar 18.200 pengunjung, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap perayaan akhir tahun di destinasi ini. "Angka tersebut mencerminkan tingginya minat dan kepercayaan masyarakat terhadap perayaan akhir tahun yang kami selenggarakan di BHC. Kami memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, nyaman, dan terkendali melalui kesiapan operasional yang prima, mulai dari pengaturan lalu lintas, sistem keamanan yang terintegrasi, hingga pengelolaan fasilitas umum yang optimal," ujar Windy. Kesiapan ini mencakup koordinasi dengan berbagai pihak keamanan, penyediaan tenaga medis, dan skema mitigasi risiko untuk memastikan pengalaman terbaik bagi setiap pengunjung.
Daya tarik Bakauheni Harbour City juga tercermin dari tren kunjungan sepanjang tahun yang menunjukkan pertumbuhan konsisten. Sepanjang Januari hingga November 2025, tercatat sebanyak 304.743 pengunjung telah menikmati keindahan dan fasilitas yang ditawarkan oleh kawasan BHC. Angka ini mengalami peningkatan signifikan sebesar 11 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, di mana tercatat 275.314 pengunjung. Tren positif ini menegaskan posisi BHC sebagai destinasi wisata unggulan yang semakin dikenal dan diminati di Lampung, sekaligus mengukuhkan perannya sebagai beranda utama yang megah dan modern menuju Pulau Sumatra. Peningkatan jumlah pengunjung ini tidak hanya menunjukkan keberhasilan strategi promosi dan pengembangan fasilitas, tetapi juga kontribusi nyata BHC dalam mendorong sektor pariwisata regional.
Peningkatan jumlah pengunjung dan daya tarik BHC ini sejalan dengan harapan besar Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama. Beliau menilai kehadiran BHC sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang sangat vital, serta penguat daya tarik wisata Lampung Selatan secara keseluruhan. "Bakauheni Harbour City telah menjelma menjadi sebuah lokomotif ekonomi baru bagi Lampung Selatan. Dengan fasilitas yang lengkap dan event-event berskala nasional seperti ini, BHC tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga membuka lapangan kerja baru, mendorong pertumbuhan UMKM lokal, dan meningkatkan pendapatan asli daerah. Ini adalah investasi jangka panjang yang akan membawa kemajuan signifikan bagi masyarakat kami," tutur Radityo Egi Pratama. Visi Bupati adalah menjadikan Lampung Selatan sebagai salah satu destinasi wisata prioritas di Indonesia, dengan BHC sebagai ikon utamanya.
Saat ini, BHC telah dilengkapi dengan beragam fasilitas pendukung yang modern dan terintegrasi, dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan minat pengunjung. Fasilitas-fasilitas tersebut antara lain Krakatau Park, sebuah taman rekreasi yang menawarkan berbagai wahana hiburan untuk keluarga; Selasar Siger, area dengan pemandangan menawan yang cocok untuk bersantai dan menikmati keindahan alam; Menara Siger, landmark ikonik yang menjadi simbol gerbang Sumatera; Creative Hub, ruang inovatif bagi para seniman dan pelaku ekonomi kreatif untuk berkreasi dan berkolaborasi; Masjid BSI, masjid dengan arsitektur modern yang menjadi pusat kegiatan spiritual; Siger Market, pasar modern yang menyediakan produk-produk lokal dan oleh-oleh khas Lampung; hingga fasilitas terbaru yang menjadi kebanggaan, Amphitheater Siger Sea View. Amphitheater ini merupakan salah satu yang terbesar di Sumatera, mampu menampung hingga 10.000 penonton, menjadikannya lokasi ideal untuk konser musik skala besar, pertunjukan budaya, dan berbagai event spektakuler lainnya, semuanya dengan latar belakang pemandangan laut yang menakjubkan.
"Sebagai perusahaan yang senantiasa hadir memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat, ASDP berkomitmen untuk menghadirkan kemeriahan akhir tahun secara optimal, dengan standar keamanan dan kenyamanan tertinggi. Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya berharap dapat mendorong perekonomian daerah secara signifikan, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas, baik dari sisi hiburan, budaya, maupun peluang ekonomi," tandas Windy Andale. Komitmen ASDP ini mencerminkan filosofi perusahaan yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga pada pembangunan sosial dan regional, menjadikan BHC sebagai salah satu pilar utama dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai destinasi pariwisata kelas dunia. Dengan segala persiapan matang dan visi yang kuat, Bakauheni Harbour City siap menyambut jutaan harapan di tahun yang baru, menegaskan posisinya sebagai beranda Indonesia yang megah, modern, dan penuh potensi.





