Arya-Media.com, Bogor – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor telah berhasil menemukan dan menyerahkan kembali uang pecahan Rp 100 ribu serta Rp 50 ribu yang berceceran di Jalan Tegar Beriman, Cibinong. Uang tersebut diserahkan kepada pemiliknya, Miftah, pada Minggu (15/2/2026) setelah viral di media sosial.
Kepala Dinas Damkar Bogor, Yudi Santosa, mengonfirmasi penyerahan uang itu. "Sudah, sudah ada, pemiliknya datang dan (uang) sudah diserahkan. Betul, hari ini diserahkan, tadi sekitar jam 10-an. Pemiliknya atas nama Miftah," ujar Yudi saat dihubungi.
Menurut Yudi, uang berceceran itu diserahkan setelah kepemilikannya dicocokkan secara saksama. Salah satu verifikasi dilakukan dengan mencocokkan STNK di dompet Miftah dengan motor yang dibawanya. STNK motor itu atas nama orang tuanya, dan motor baru dibeli akhir tahun 2025.
Motor tersebut dibawa ke kantor Damkar untuk dicocokkan dengan STNK yang ditemukan di dompet. "Kemudian ada foto, ada petunjuk namanya di dompet itu juga. Jadi menurut kami sudah valid, sudah sesuai," terang Yudi.
Diketahui, uang viral yang berceceran di Jalan Tegar Beriman tersebut merupakan milik Miftah yang jatuh saat perjalanan pulang kerja. Pihak Damkar tidak menanyakan jumlah pasti uang yang hilang tersebut. "Dia itu habis pulang kerja ada kaya meeting lah sama kliennya gitu lah, tapi dia nggak sebutin apa kerjanya, di mana. Jadi hari itu dia perjalanan pulang, uangnya di dompet, nggak bawa tas, jadi dompetnya itu jatuh," kata Yudi.
Sebelumnya, video uang berceceran di tengah Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, sempat viral di media sosial. Uang yang berserakan itu terdiri dari pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.
Dalam video yang beredar pada Sabtu (14/2/2026), sejumlah warga terlihat mengumpulkan dan merapikan uang tersebut. Warga yang kebingungan karena tidak ada yang mengaku memiliki uang itu, akhirnya menyerahkannya kepada petugas pemadam kebakaran yang melintas.
Peristiwa uang berceceran ini, berdasarkan konfirmasi Yudi Santosa, terjadi sekitar pukul 22.00 WIB pada Jumat (13/2). Saat itu, petugas Damkar sedang dalam perjalanan kembali ke kantor setelah melakukan evakuasi. "Memang semalam sekitar jam 10 pulang dari kegiatan di luar evakuasi, pas mutar daerah BPBD, ada orang yang lagi kumpul," pungkas Yudi.





