Wanita Viral Kerap Ngemplang Makanan Diamankan Satpol PP di Jakpus, Diduga ODGJ

Wanita Viral Kerap Ngemplang Makanan Diamankan Satpol Pp Di Jakpus Diduga Odgj
Wanita Viral Kerap Ngemplang Makanan Diamankan Satpol Pp Di Jakpus Diduga Odgj

Arya-Media.com, Jakarta – Seorang wanita berinisial NSS (38) yang viral karena kerap tak membayar makanan hingga ojek online (ojol) akhirnya diamankan Satpol PP dan Dinas Sosial di sebuah restoran Jakarta Pusat pada Kamis (26/2) malam. Wanita tersebut langsung dibawa ke RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur, untuk menjalani tes kejiwaan karena diduga merupakan orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ).

Wanita itu dilaporkan membuat kehebohan di sebuah restoran di Jakarta Pusat pada Kamis (26/2) malam. Berdasarkan informasi yang beredar, wanita tersebut mengambil makanan milik pelanggan restoran. Pelanggan yang menyadari hal itu kemudian mengadukan kejadian tersebut kepada pihak resto.

Pihak restoran kemudian menegur wanita tersebut dan segera berkoordinasi dengan Satpol PP wilayah Gambir untuk penanganan lebih lanjut. Dalam video yang beredar di media sosial, wanita ber-hoodie hitam itu sempat menunjukkan gestur menangkupkan kedua tangan dan hendak bersimpuh di depan seseorang sebelum akhirnya dibawa ke sebuah ruangan oleh petugas Satpol PP dan Dinas Sosial.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, membenarkan penanganan terhadap wanita berinisial NSS (38) itu oleh anggotanya. Menurut Satriadi, NSS dibawa ke RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur, untuk menjalani tes kejiwaan. Hal ini dilakukan setelah Satpol PP mendapatkan kabar bahwa wanita tersebut diduga merupakan orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ).

"Benar, diamankan semalam dan dibawa ke RSKD Duren Sawit untuk tes kejiwaan. Jadi mau dipastikan, yang bersangkutan apakah benar ODGJ," kata Satriadi pada Jumat (27/2/2026). Ia menambahkan bahwa Satpol PP hanya merespons laporan dari publik. "Jadi Satpol PP membantu, setelah ditelusuri, diduga ODGJ sehingga dibawa ke RS untuk dipastikan seperti apa," imbuhnya.

Sementara itu, diketahui bahwa wanita yang diamankan tersebut sebelumnya sempat diburu oleh Suku Dinas Sosial Jakarta Barat (Sudinsos Jakbar). Wanita itu dikenal kerap berpindah lokasi dalam melancarkan aksinya.

Kepala Sudinsos Jakbar, Fajar Laksono, dilansir Antara, pada Selasa (24/2) lalu, mengaku telah menerima sejumlah laporan terkait wanita tersebut. "Infonya, warga tersebut memang berpindah-pindah dalam beraksi juga, jadi belum bertemu. Terkait atensi terkini, kami akan lakukan penebalan kembali di titik pantau kami," ujar Fajar.

Fajar juga menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan tindak lanjut atas laporan tersebut. "Untuk laporan terhadap warga tersebut, sudah kami lakukan tindak lanjut pada Rabu, 21 Januari 2026, kami lakukan penyisiran berkala," katanya. Pelacakan itu dilakukan oleh Satuan Tugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (Satgas P3S) di wilayah Cengkareng dan Kalideres. Tim gabungan berencana membawa wanita tersebut ke panti sosial jika telah ditemukan.