Arya-Media.com, Mantan penyerang Brasil, Alexandre Pato, dikabarkan tertarik untuk membeli klub divisi empat Liga Inggris, Colchester United. Ia bahkan sudah menyaksikan langsung pertandingan tim yang berbasis di Essex tersebut.
Berdasarkan laporan BBC pada Senin (26/1/2026), Pato tidak sendirian. Ia tergabung dalam sebuah konsorsium yang berminat mengakuisisi Colchester United. Pato diketahui hadir menonton laga kandang Colchester melawan Fleetwood Town akhir pekan lalu atas undangan Robbie Cowling, pemilik klub saat ini.
Cowling sudah diketahui ingin menjual Colchester sejak tahun lalu. Negosiasi dengan grup asal Amerika Serikat, Lightwell Sports Group, sempat kolaps pada Juni lalu, namun proses penjualan kembali dibuka sejak September.
Bulan lalu, Cowling menegaskan tidak memasang target waktu. Ia hanya akan menjual Colchester pada investor yang tepat. "Kami memiliki beberapa pihak yang berminat. Kami tidak tertarik pada orang-orang kecuali mereka memiliki kekayaan untuk membawa klub ini jauh lebih maju daripada saya," katanya kepada BBC saat itu.
Sejauh ini, kesepakatan dengan konsorsium Pato disebut ‘mungkin’ terjadi, namun belum ada kepastian apapun.
Colchester United saat ini berlaga di League Two, kasta keempat sepakbola profesional Inggris. Musim ini, mereka duduk di urutan delapan klasemen sementara dengan 42 poin dari 26 laga. Mereka hanya tertinggal tiga poin dari zona playoff menuju League One.
Pato, yang kini berusia 36 tahun, sudah pensiun sejak 1 Januari 2025. Ia terakhir kali bermain pada 2023 bersama Sao Paulo. Ia dikenal luas saat bermain bersama AC Milan pada 2007-2013, di mana ia memenangi Serie A dan Piala Super Italia pada 2011.
Selain itu, ia juga pernah memperkuat Internacional, Corinthians, Chelsea, Villarreal, Tianjin Quanjian, dan Orlando City. Pato tercatat 27 kali memperkuat Timnas Brasil, mencetak 10 gol, serta memenangi Piala Konfederasi 2009.
Sementara itu, saat ini Pato aktif sebagai komentator dan analis pertandingan. Ia juga mengembangkan jaringan, salah satunya dengan menghadiri FIFA Club Management Summit bulan lalu, yang berfokus pada operasional klub profesional.





