Arya-Media.com, Sejumlah atlet menampilkan beragam kondisi wajah ekstrem saat mengikuti Winter Marathon Oymyakon di Yakutia, Rusia. Ajang lari di salah satu wilayah terdingin di dunia ini dimulai pada Sabtu (17/1/2026) dengan suhu mencapai minus 41 derajat Celsius.

Diketahui, wajah seorang atlet terlihat dipenuhi salju dan es. Kondisi ini membeku dan menempel akibat suhu ekstrem sepanjang lintasan perlombaan.

Sementara itu, seorang peserta lainnya menggunakan plester penghangat. Plester ini ditempelkan di bagian hidung untuk membantu menjaga suhu tubuh saat berlari di udara beku.

Berdasarkan pengamatan, ada atlet lain yang wajahnya hampir seluruhnya tertutup plester penghangat. Hal ini berfungsi sebagai perlindungan dari dingin ekstrem yang menusuk kulit.

Menurut laporan, pemandangan unik juga terlihat pada seorang pelari. Salju dan es menempel di bulu mata, membentuk lapisan putih tipis saat mencapai garis finis.

Salju beku bahkan melekat di area kumis seorang atlet. Kondisi ini menciptakan kesan visual tak biasa akibat paparan suhu rendah.

Seorang peserta lainnya terlihat menempelkan plester penghangat. Plester tersebut dipasang di bawah kelopak mata untuk melindungi area wajah dari hawa dingin ekstrem.

Terakhir, atlet lain diketahui mengenakan balaclava. Balaclava tersebut dilengkapi senter penerang yang terpasang di dahi, berguna membantu visibilitas saat berlomba di tengah cuaca ekstrem.





